Tampilkan postingan dengan label Rokok Narkoba NAPZA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rokok Narkoba NAPZA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Oktober 2012

Remaja dan Penyalahgunaan NAPZA



Penyalahgunaan NAPZARemaja dan Penyalahgunaan  NAPZA - Dalam perkembangannya remaja dalam usaha pencarian jati dirinya sering terjebak dalam pergaulan yang tidak benar, salah satunya adalah penyalahgunaan NAPZA. NAPZA adalah singkatan dari Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. Istilah lain yang sering dipakai adalah Narkoba atau Narkotika, Psikotropika dan Obat Berbahaya lainnya. NAPZA pada mulanya dikembangkan untuk pengobatan dan penelitian untuk kebaikan manusia.  Namun akhirnya obat-obatan tersebut disalahgunakan untuk mencari kenikmatan sementara atau mengatasi persoalan sementara. Pemakaian tanpa petunjuk dan pengawasan dokter merupakan penyalahgunaan. Penyalahgunaan NAPZA akan menyebabkan ketergantungan atau kecanduan baik secara jasmani maupun emosional. Dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kematian dan kerugian sosial ekonomi yang luar biasa.

Narkotika merupakan zat-zat alamiah dan sintetis dari bahan candu/kokain atau turunannya dan padanannya, Alkohol dalam hal ini adalah minuman keras yang mengandung etanol. Psikotropika adalah obat-obatan yang mempengaruhi kesadaran karena menyasar saraf pusat seperti ekstasi, shabu-shabu,obat penenang dan obat-obatan antipsikosis. Sedangkan zat adiktif yang dimaksud adalah zat-zat yang  mengakibatkan ketergantunga seperti nikotin/tembakau dan kafein/kopi. NAPZA bisa dimasukkan ke dalam tubuh melalui mulut/oral, dihirup/inhalasi dan penyuntikan intravena/melalui pembuluh darah. Jenis-jenis NAPZA yang sering disalahgunakan adalah  Nikotin/Tembakau yaitu bahan utama rokok, ganja/mariyuana, amfetamin, ekstasi, obat-obat penenang,kokain dan heroin.  Cara kerjanya adalah merangsang saraf pusat, menekan saraf pusat dan merubah persepsi atau menyebabkan halusinasi. Mengenai NAPZA dan jenis-jenisnya akan dibahas pada artikel selanjutnya.

Penyalahgunaan NAPZA adalah pemakaian obat-obat dan zat berbahaya tersebut  bukan dengan maksud pengobatan atau penelitian serta tidak dengan petunjuk dan pengawasan medis yang pada akhirnya mengaibatkan ketergantungan atau kecanduan. Penyalahgunaan bermula dari rasa ingin tahu, coba-coba atau bersenang-senang yang akan meningkat penjadi pengguna intensif (intensive user). Pengguna narkoba / NAPZA dibedakan menjadi yang kadang-kadang memakai, biasa memakai, ketegantungan, kelompok menyuntik dan kelompok menyuntik dengan jarum bergantian.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyalahgunaan NAPZA


Ada 3 faktor utama yang mendorong seseorang atau sekelompok orang menyalahgunakan NAPZA yang ketiganya saling berkaitan dan tumpang tindih antara lain :
  1. Faktor Individu,  Individu yang paling berperan menentukan apakah ia ingin menjadi pengguna NAPZA ataukah tidak. Keputusan dari dorongan dalam dirinyalah yang mempengaruhinya, yaitu apakah ia mampu atau tidak melindungi dirinya dari penyalahgunaan NAPZA sangat ditentukan oleh kepribadian dan kondisi kejiwaannya. Faktor-faktor dari dalam individu yang mempengaruhi  atau menjadi penyebab penyalahgunaan NAPZA antara lain keinginan yang besar untuk mencoba tanpa sadar atau berpikir panjang akan akibatnya atau juga bisa oleh karena merasa penasaran dan hanya untuk bersenang-senang.  Faktor berikutnya adalah  hanya untuk trend atau gaya-gayaan, keinginan untuk diterima oleh lingkungan  atau kelompok, melarikan diri dari masalah. Kadang-kadang terjadi salah persepsi bahwa penggunaan sekali-sekali tidak akan menimbulkan ketagihan. Remaja kadang-kadang tidak dapat mengatasi tekanan dari kelompok pergaulan untuk menggunakan NAPZA.
  2. Faktor Masyarakat dan Lingkungan Sekitar.  Terkadang masyarakat dan Lingkungan yang member kesempatan pemakaian NAPZA yaitu adanya situasi permitif/memungkinkan seperti diskotik, pesta dan lain-lain. Lingkungan pergaulan dan teman sebaya merupakan salah satu pendorong yang kuat. Dorongan dari luar adalah adanya ajakan, rayuan, tekanan dan paksaan terhadap seseorang untuk memakai narkoba sementara orang tersebut tak dapat menolaknya. Dorongan dari luar lainnya adalah pengaruh media massa yang memperlihatkan gaya hidup dan rangsangan lainnya yang langsung ataupun tidak mendorong remaja menggunakan NAPZA.  Masyarakat yang tidak mampu mengendalikan bahkan membiarkan perdagangan NAPZA juga menjadi factor pendorong, misalnya lemahnya penegakan hokum, penjualan obat-obatan secara bebas, bisnis narkotika yang terorganisir serta semakin mudahnya memperoleh NAPZA dengan harga terjangkau.
  3. Faktor Kandungan Kimia dalam NAPZA.  Ketika seseorang sudah terbiasa menggunakan NAPZA maka secara fisik dan psikologis orang tersebut tidak dapat hidup normal tanpa adanya zat-zat tersebut dalam tubuhnya. Fisiknya akan merasa kesakitan dan merasa tidak nyaman, yang hanya akan berhenti apabila mereka sudah kembali mengkonsumsinya.  Secara psikologis ia akan membutuhkan rasa nikmat yang terbiasa didapat saat zat tersebut ada dalam tubuhnya dalam bentuk perasaan dan pikiran. Ketika kenikmatan itu tidak ada maka pikiran dan perasaanya hanya terfokus pada kebutuhan tersebut dan akan merasa tenang bila zat tersebut kembali ada dalam tubuhnya. Akibatnya akan terjadi pemakaian berulang, berkepanjangan dan ketergantungan karena terjadi peningkatan dosis. Lingkaran setan inilah yang menyebabkan ketergantungan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan penyalahgunaan NAPZA  pada remaja terjadi dimulai sekitar usia 12-13 tahun. Biasanya mereka mulai dengan NAPZA yang legal dan mudah didapat seperti rokok dan alkohol.  Selanjutnya mereka akan pindah ke yang illegal seperti ganja. Kemudian seiring bertambahnya usia akan meningkat ke NAPZA yang lebih berat. Baca juga artikel Bahaya Rokok bagi Kesehatan.

Terpenting adalah bagaimana remaja mengendalikan diri terhadap pengaruh dari faktor-faktor tersebut sehingga tidak terjerunus dalam pergaulan bebas yang mengarah ke penyalahgunaan NAPZA. Membentengi diri dengan ajaran agama serta selalu memperhatikan nasehat orang tua adalah salah satu kunci untuk menjauhinya. SAY NO TO DRUGS





Rabu, 05 September 2012

Bahaya Rokok pada Kesehatan


Merokok Merugikan Kesehatan Kita


Bahaya Merokok bagi Kesehatan sudah diketahui hampir setiap orang. Tetapi jumlah perokok di Indonesia ini tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Simaklah berbagai fakta berikut :
  • Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah China dan India, dalam kasus kematian akibat menghisap rokok. Berdasarkan hasil survei Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia tahun 2007, sebanyak 1.127 orang meninggal setiap hari akibat rokok, 67 persennya merupakan laki-laki.
  • setiap 6,5 detik  satu (1) orang   mati oleh karena tembakau (WHO)
  • orang yg.memulai merokok pada usia belasan tahun akan cenderung mati lebih cepat 20 s/d 25 tahun, dibanding yang tidak merokok
  • bahaya merokok bukan saja terhadap kanker paru atau penyakit jantung, tetapi juga terhadap kesehatan dan kematian
  • Efek sampingnya : mulai dari kepala hingga jari kaki

Peringatan Pemerintah : Merokok dapat Merugikan Kesehatan. Begitu sering kita baca pada setiap bungkus rokok semua merek. Walaupun pabrik rokok memberikan cukai yang besar terhadap pemerintah, berbagai usaha untuk menghimbau masyarakat telah dilakukan oleh pemerintah. Beberapa diantaranya adalah pelarangan pemasangan iklan rokok di media massa, penetapan larangan merokok dalam berbagai peraturan daerah sampai yang terakhir adalah fatwa Majelis Ulama Islam bahwa merokok itu haram.

Masyarakat pun sudah mengetahui kalau merokok dapat menggangu kesehatan, Apalagi bagi orang yang tiap hari menghisap rokok, sebab dalam setiap bungkus rokok terdapat tulisan tentang bahaya rokok, seperti ini. MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN. Akan tetapi tetap saja rokok mengepul di mana-mana. Peringatan pemerintah tak dianggap

Berikut adalah beberapa anggapan yang keliru tentang Merokok
  • Merokok adalah sebuah mitos karena bikin keren dan modern, merokok membuat merasa jantan, rokok bikin sexy, bisa,melangsingkan badan, ketinggalan jaman kalau tidak merokok. Bisa diatur kapan mau berhenti.
  • Merokok hanya untuk gaya-gayan dan trendi. Biasanya mereka adalah perokok pemula
  • Merokok adalah alat sosialisasi dan pertemanan. Tidak setia kawan kalau tidak ikutan merokok
  • Dengan merokok membuat merasa lebih percaya diri dan lebih gaul
  • Merokok memberikan sensasi tersendiri
  • Merokok untuk menghilangkan kejenuhan, kesepian dan rasa frustasi
  • Merokok adalah kebutuhan

Kandungan Dalam Rokok

Rokok yang terbakar adalah zat kimia berbahaya bagi kesehatan. Rokok mengandung ± 4000 bahan kimia dengan dua ribu diantaranya telah dinyatakan berdampak tidak baik bagi kesehatan kita.  Adatiga (3) bahan kimia utama yang berbahaya : Gas CO (karbon monoksida), Tar dan asap rokok  dan Nikotin .

Bahan-bahan berbahaya lain diantaranya adalah bahan radioaktif (polonium-201) dan bahan-bahan yang digunakan di dalam cat (acetone), pencuci lantai (ammonia), ubat gegat (naphthalene), racun serangga (DDT), racun anai-anai (arsenic), gas beracun (hydrogen cyanide) yang digunakan di “kamar gas maut” bagi pesalah yang menjalani hukuman mati, serta masih banyak lagi.

Gas CO memiliki afinitas/berikatan kuat terhadap haemoglobin (zat merah darah)  sehingga akan menyebabkan berkurangnya pengikatan oksigen oleh hemoglobin dan mengganggu pernafasan dan pembuluh darah. Keracunan CO menyebabkan kematian . Tar mengandung kurang lebih empat puluh tiga bahan yang menjadi penyebab kanker paru atau yang disebut dengan karsinogen. Tar bersifat merangsang dan mengiritasi jalan nafas. Nikotin mempunyai zat dalam rokok yang dapat menyebabkan ketagihan, ini yang menyebabkan para pengguna rokok sulit sekali untuk berhenti merokok. Nikotin merupakan zat pada rokok yang beresiko menyebabkan penyakit jantung, 25 persen dari para pengidap penyakit jantung disebabkan oleh kegiatan merokok


Bagaimana Cara Rokok Merusak Tubuh?

  • Nikotin mencapai otak dalam 10 detik setelah rokok dihisap, lalu menyebar ke seluruh bagian tubuh melalui sirkulasi darah, termasuk pada  Air  Susu Ibu.
  • Karbon monoksida dari asap rokok mengikat hemoglobin dalam sel darah merah, menurunkan fungsinya dalam menyalurkan oksigen secara penuh.
  • Unsur-unsur penyebab kanker (karsinogen) pada tembakau merusak gen-gen penting yang mengendalikan pertumbuhan sel, sehingga sel-sel tumbuh tidak normal atau berkembang terlau cepat.
  • Unsur karsinogen yang bernama benzopiren mengikat sel-sel di saluran nafas dan organ penting lain dari perokok sehingga menyebabkan kanker.

Apa untungnya Merokok?

Merokok hamper tidak memberikan keuntungan apapun. Malahan hanya akan mendatangkan kerugian. Selain kerugian secara ekonomi, yang paling berbahaya adalah dampaknya terhadap kesehatan kita.

Bahaya rokok terhadap kesehatan kita


Perokok sebenarnya telah menyadari bahaya merokok. Pada setiap bungkus rokokpun sudah ada peringatan dari pemerintah yang berbunyi : “MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN.” Tetapi, karena ketrgantungan perokok tidak mau berhenti menghisap rokok. Kadang-kadang baru berhenti ketika dokter sudah memvonis mengidap salah satu penyakit tersebut.


Beberapa bahaya rokok terhadap kesehatan kita antara lain
  • Katarak yaitu kekeruhan lensa mata sehingga sinar tidak dapat masuk dan menyebabkan kebutaan. Frekuensi kejadian 40 % lebih tinggi pada perokok dibandingkan orang yang bukan perokok. Penyakit ini bias terjadi melalui 2 cara yaitu  iritasi mata langsung dan bahan kimia masuk ke paru melalui pembuluh darah menuju mata
  • Pengeriputan dini pada kulit  oleh karena kehilangan protein yg.penting untuk elastisitas, penurunan Vitamin A dan hambatan aliran darah . Kulit perokok  menjadi kering, kaku, bergaris-garis terutama sekitar mulut dan mata
  • Kehilangan pendengaran. Rokok dapat menyebabkan terjadinya plaque /gumpalan pada dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan penurunan aliran darah bagian dalam telinga.Perokok kehilangan pendengaran lebih awal dibanding bukan perokok , lebih sensitif oleh infeksi telinga dan suara keras dan  beresiko 3 kali lebih besar daripada bukan perokok untuk menderita infeksi telinga tengah.
  • Stroke . Perokok memiliki risiko terkena stroke dua kali lebih besar
  • Kanker hidung
  • Kanker Mulut, Nasofaring, Orofaring dan Hipofaring
  • Pembusukan Gigi
  • Empisema dan Kanker Paru, Penyakit Pernafasan Obstuksi Menahun
  • Merokok menyebabkan sekitar 90% kematian akibat kanker paru pada pria dan 80% pada wanita. Risiko kematian karena kanker paru 23 kali lebih tinggi pada pria perokok dan 13 kali lebih tinggi pada wanita perokok dibandingkan pada mereka yang bukan perokok. Riset menunjukkkan bahwa bukan perokok yang tinggal bersama seorang perokok memiliki risiko 24% lebih tinggi untuk mengidap kanker paru dibandingkan bukan perokok pada umumnya.
  • Penyakit Jantung dan Pembuluh darah
  • Merokok menyebabkan penyakit jantung koroneryang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Perokok memiliki peluang 2-4 kali lebih tinggi untuk mengidap penyakit jantung koroner dibandingkan bukan perokok.
  • Kanker Payudara
  • Kanker Lambung dan Tukak Lambung
  • Kanker Serviks dan Keguguran
  • Deformitas/Kelainan Sperma/Kemandulan dan Impotensi
  • Psoriasis/Kelainan Kulit
  • Osteoporosis/Pengeroposan Tulang
  • Perubahan Warna Jari dan kuku
  • Melahirkan bayi yang cacat
Yang tersebut diatas adalah bahaya rokok bagi perokok aktif, apa itu perokok aktif ? perokok aktif adalah orang yang merokok secara langsung menghisapnya rokok, sedangkan perokok pasif adalah orang yang tidak secara langsung menghisap rokok, tetapi menghisap asap rokok yang dikeluarkan dari mulut orang yang sedang merokok.

Di bawah ini merupakan bahaya asap rokok bagi perokok pasif.
  1. Meningkatkan risiko kanker paru-paru dan penyakit jantung
  2. Masalah pernafasan termasuk radang paru-paru dan bronkitis
  3. Sakit atau pedih mata
  4. Bersin dan batuk-batuk
  5. Sakit kerongkong
  6. Sakit kepala

Berhentilah Merokok!


Mengingat hanya dampak negative yang kita peroleh dari merokok, maka sebaiknya berhentilah merokok, walaupun itu susah. Jangan coba-coba merokok apabila belum pernah merokok dan berhentilah merokok bila sudah menjadi perokok. Adapun caranya antaralain

  • Yang paling baik dan jitu  langsung berhenti mendadak, mulai hari  yang telah ditetapkan, biasanya yang  berhasil dengan cara ini akan berhenti  seterusnya
  • Menunda secara perlahan yaitu menunda menghisap sehingga yang  terhisap akan semakin sedikit dan  menunda menyalakan ( rokok hanya dipegang lama-lama )
  • Mengurangi batang rokok yang dihisap  setiap harinya sehingga suatu saat berhenti merokok sama sekali
  • Mengatasi keinginan merokok kembali yaitu dengan selalu mengingatkan/mengumumkan diri sendiri sudah berhenti merokok , menjauhi segala hal yang memungkinkan keinginan untuk merokok serta pengalihan ke aktifitas positif