Tampilkan postingan dengan label Lebih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lebih. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Maret 2013

Mendengkur Lebih Berbahaya Dibanding Kegemukan atau Rokok

Makalah Kita Semua - Gaya Hidup Sehat Kita Semua Hari Ini - Mendengkur Lebih Berbahaya Dibanding Kegemukan atau RokokMakalah Kita Semua - Gaya Hidup Sehat Kita Semua Hari Ini - Mendengkur Lebih Berbahaya Dibanding Kegemukan atau Rokok. Suara dengkur pasti mengganggu, tetapi lebih dari itu mendengkur sebenarnya adalah alarm tanda bahaya bagi kesehatan kita. Bahkan tim peneliti dari Detroit AS menyatakan bahwa mendengkur lebih berbahaya dari merokok! Pendengkur mempunyai risiko lebih besar mengalami penebalan arteri karotis dibanding perokok, orang yang obes (gemuk) atau bahkan yang memiliki kadar kolesterol tinggi sekali pun.

Arteri karotis adalah pembuluh darah yang memberikan suplai ke daerah leher dan kepala, termasuk otak. Jika dinding pembuluh darah ini mengalami penebalan, bisa menjadi permulaan dari berbagai penyakit pembuluh darah lainnya.

Mendengkur dan sleep apnea
Mendengkur telah lama diketahui menjadi tanda dari henti nafas saat tidur atau sleep apnea. Henti nafas saat tidur terjadi akibat sempitnya saluran nafas, sehingga walau dada naik turun berusaha bernafas, tak ada udara yang dapat mengalir lewat. Akibatnya, oksigen akan turun sepanjang malam. Para ahli sudah menyatakan bahwa sleep apnea merupakan penyebab utama hipertensi, penyakit jantung, diabetes, impotensi hingga stroke.

Sebenarnya sejak tahun 2003, dunia kedokteran modern sudah mengamini bahwa salah satu penyebab utama tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah sleep apnea. Ini tertuang dalam laporan dari the Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation and Treatment of High Blood Pressure yang lebih dikenal sebagai JNC7.

Sementara berbagai jurnal penelitian kedokteran terus berkembang dan memuat tentang bagaimana sleep apnea menyebabkan berbagai penyakit fatal seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung hingga stroke.

Penelitian

Namun penelitian ini menunjukkan bahwa jauh sebelum menjadi sleep apnea, suara dengkuran saja sudah merupakan tanda bahaya yang tak boleh diabaikan. Para peneliti mengamati data 913 pasien yang telah diperiksa di klinik gangguan tidur antara Desember 2006 hingga Januari 2012. Setelah diperiksa, dikumpulkan pasien yang mendengkur tapi tidak menderita sleep apnea.

Secara keseluruhan, ada 54 orang pasien mendengkur yang dilakukan pengukuran ketebalan dinding arteri karotis dengan menggunakan ultrasound (USG). Ketebalan arteri karotis dapat digunakan untuk melihat perkembangan penyakit aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah). Penebalan dinding arteri karotis merupakan tanda dari penyakit arteri karotis.

Hasilnya, pasien yang mendengkur memiliki arteri karotis yang lebih tebal dibanding yang tidak mendengkur. Para peneliti menduga getaran akibat mendengkurlah yang menyebabkan trauma pada pembuluh darah hingga sebabkan peradangan dan pada akhirnya akibatkan penebalan pembuluh darah.

Penelitian ini juga mengungkapkan, secara statistik tak terdapat perbedaan yang bermakna pada penebalan arteri karotis pada pasien dengan atau tanpa risiko-risiko penyakit jantung-pembuluh darah yang selama ini kita kenal. Faktor-faktor risiko itu antara lain adalah merokok, diabetes, tekanan darah tinggi atau kadar kolesterol yang tinggi.

Perawatan

Tahap pertama perawatan mendengkur adalah dengan mengenali adanya masalah. Keluarga dan kerabat harus meyakinkan penderita kalau ia mendengkur. Ya, pendengkur hanya tahu dirinya mendengkur jika diberi tahu oleh orang lain.

Untuk perawatan medis, dimulai dengan pemeriksaan tidur untuk menegakkan diagnosa. Pemeriksaan di laboratorium tidur tak ubahnya pemeriksaan fungsi jantung atau pernafasan saja, bedanya ia dilakukan saat tidur. Kenapa saat tidur? Karena gangguan nafasnya hanya terjadi pada saat tidur.

Setelah diagnosa ditemukan baru dokter akan menentukan perawatan yang sesuai untuk kondisi setiap pendengkur. Biasanya menggunakan CPAP, operasi atau oral appliances.

CPAP singkatan dari continuous positive airway pressure, berupa sebuah alat yang dihubungkan ke hidung lewat masker. Perawatannya amat nyaman karena memberikan kualitas tidur yang maksimal.

Dua penelitian berbeda di Australia dan Eropa tahun 2003 menunjukkan bahwa setelah mendengkur dirawat dengan CPAP, risiko pasien menderita penyakit jantung koroner turun hingga 37 persen, sementara risiko stroke turun 56 persen. Sementara penelitian tahun 2004 dan 2005 menunjukkan bagaimana penggunaan CPAP pada pendengkur dengan diabetes membantu tingkatkan sensitivitas insulin serta kontrol gula darahnya.

Dampak

Di Amerika Serikat diperkirakan 40 persen pria dan 24 persen wanita adalah pendengkur. Walau kita mempunyai data yang valid di Indonesia diperkirakan jumlah pendengkur tidak jauh berbeda. Bayangkan berapa banyak di antara kita yang mengalami bahaya setiap tidurnya.

Mendengkur selama ini dianggap sebagai suara yang mengganggu. Di lingkungan pergaulan mendengkur selalu menjadi bahan lelucon. Bahkan pihak asuransi sering menganggap dengkuran sebagai suatu gangguan yang bersifat kosmetik dan tidak membahayakan.

Tetapi dengan banyaknya data penelitian yang terus bertambah, suara mendengkur tak dapat lagi kita abaikan. Para ahli kesehatan sudah mulai melihat dengkuran sebagai salah satu faktor risiko penyakit yang sejajar posisinya dengan hipertensi atau peningkatan kadar kolesterol.

Akhir kata, jika Anda menemukan rekan atau kerabat yang mendengkur, peringatkan. Dengan demikian Anda telah menyelamatkan nyawanya.

Sumber:
dechacare.com

Tags:
Mendengkur Lebih Berbahaya Dibanding Kegemukan atau Rokok, Bahaya tidur Ngorok.



View the original article here



Peliculas Online

Rahasia Tampak Lebih Muda

Makalah Kita Semua - Gaya Gidup Sehat Kita Semua - Rahasia Tampak Lebih Muda dan penuaan diniMakalah Kita Semua - Gaya Gidup Sehat Kita Semua - Rahasia Tampak Lebih Muda. Semua orang pada akhirnya akan menjadi tua. Namun, tak ada salahnya memperlambat proses penuaan dini dengan melakukan sepuluh rahasia agar terlihat lebih muda. Apa rahasianya? Coba simak rahasia yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.

1. Atur pola makan.

Gandum, sayuran, dan buah-buahan. Ketiga makanan ini dianggap wajib dikonsumsi jika Anda ingin terlihat lebih muda. Selain itu, makanlah makanan yang kurang berlemak dan menggantinya dengan makanan yang lebih menyehatkan setiap hari. Baca juga Makanan Yang Memperlambat Penuaan Dini

2. Olahraga.
Tidak perlu berolahraga terlalu lama, cukup selama 15 sampai 20 menit, tiga atau empat kali dalam seminggu. Ini akan berpengaruh dalam menghambat proses penuaan. Jadi, jangan malas untuk bergerak jika Anda ingin selalu terlihat lebih muda.

3. Sosialisasi.
Perluas jaringan Anda. Jangan hanya duduk di depan layar televisi atau komputer sepanjang hari. Karena berbagi dan bersosialisasi membuat otak tetap aktif dan memperlambat proses penuaan.

4. Sikat gigi.
Menyikat gigi minimal dua kali sehari, setelah makan dan sebelum tidur. Rajinlah menggunakan tabir surya saat keluar rumah. Meskipun kelihatannya sepele, keduanya merupakan salah satu rahasia agar terlihat lebih muda.

5. Kendalikan stres.

Ketika sedang stres, lebih baik bermeditasi atau mengambil kelas yoga. Perbanyak juga pelukan dengan teman, keluarga, atau pasangan sehingga tubuh melepaskan hormon yang dapat meredakan stres.

6. Senggama.

Jadwalkan untuk bercinta setidaknya sekali seminggu. Tapi, jika Anda melakukannya dua kali seminggu, maka tubuh dan jiwa akan lebih sehat sehingga dapat memperlambat penuaan.

7. Multivitamin.

Bisa juga mengasup multivitamin setiap hari agar terlihat lebih muda. Untuk ini konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui multivitamin apa yang terbaik bagi Anda.

8. Membaca.

Rajin membaca akan mempertahankan otak agar tetap aktif. Maka Anda pun akan terhindar dari penyakit yang dikenal menyerang saat usia sudah tua, seperti demensia dan Alzheimer.

9. Volume musik.

Meskipun yang disetel genre metal, kurangi volume musik yang didengar demi memperlambat penuaan. Terutama jika Anda mendengarkan musik melalui headset. Volume yang terlalu keras hanya akan menyakiti telinga dan kesehatan secara keseluruhan.

10. Tidur yang cukup.

Tidur selama 6 – 7 jam sehari memberikan efek khusus pada tubuh. Jika Anda tidur terlalu sedikit, akan mengalami kecenderungan terserang demam. Sementara, tidur terlalu banyak juga tidak baik untuk kesehatan.

Nah, itulah Rahasia Tampak Lebih Muda. Bagaimana tertarik untuk mencoba? ayo lakukan dari sekarang. Baca juga Rahasia Awet Muda Dengan Tomat, Rosella Mencegah penuaan dini,  Makanan Yang Memperlambat Penuaan Dini,

Sumber:
Intisari-Online.com

Tags:
Rahasia Tampak Lebih Muda, rahasia memperlambat efek penuaan, Rahasia awet muda.



View the original article here



Peliculas Online