Minggu, 07 Agustus 2011

Uji Aktivitas Sitotoksik Senyawa p-dimetilaminokalkon dan Kalkon terhadap Sel MCF-7 dan Sel Vero

INTISARI

Salah satu jenis kanker yang umum diderita kaum wanita adalah kanker payudara. Berbagai terapi yang ada belum dapat menyembuhkan penyakit kanker payudara. Senyawa kalkon mempunyai aktivitas antikanker yang menjanjikan. Senyawa ρ-dimetilaminokalkon merupakan turunan dari senyawa kalkon. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik dari senyawa ρ-dimetilaminokalkon yang dibandingkan dengan senyawa kalkon pada sel MCF-7 dan sel Vero.
Metode yang digunakan pada uji aktivitas sitotoksik terhadap sel MCF-7 dan sel Vero adalah MTT Test. Seri kadar yang digunakan pada sel MCF-7 untuk senyawa p-dimetilaminokalkon dan kalkon adalah 100; 50; 25; 12,5; 6,25; 3,12; 1,56 μg/mL. Pada sel Vero, seri kadar yang digunakan untuk senyawa p-dimetilaminokalkon dan kalkon adalah 32; 16; 8; 4; 2; 1; 0,5 μg/mL. Absorbansi sel diukur pada panjang gelombang 550 nm dengan menggunakan ELISA reader. Parameter sitotoksisitas yang digunakan yaitu IC50 yang diperoleh dengan analisis probit.
Harga IC50 terhadap sel MCF-7 dari senyawa p-dimetilaminokalkon adalah 4,49 µg/mL dan 1,36 µg/mL untuk senyawa kalkon. Harga IC50 terhadap sel vero dari senyawa p-dimetilaminokalkon sebesar 47,59 µg/mL dan 13,98 µg/mL untuk senyawa kalkon. Hal ini menunjukkan bahwa senyawa p-dimetilaminokalkon memiliki aktivitas sitotoksik yang lebih rendah daripada kalkon terhadap sel MCF-7 dan sel Vero.


Kata kunci : p-dimetilaminokalkon, kalkon, sel MCF-7, sel Vero, sitotoksik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar